Home » Blog News, Cycling Tips » Cara bersepeda dalam kelompok bersepeda

Cara bersepeda dalam kelompok bersepeda

bali audax 2017 sSeseorang yang belum mampu bersepeda berkelompok saat ada di dalam rombongan bersepeda  dapat membahayakan  pengendara  sepeda lainnya, karena saat bersepeda  dia tidak  stabil  diatas sepeda,  dapat mengambail jalur  pesepeda lain, terkejut, benturan dengan pesepeda lain dan belum cepat tanggap terhadap situasi, semua itu karena  kemapuan bersepedanya belum bagus. Seorang pesepeda belum terbiasa dan tidak memiliki ketrampilan bersepeda yang bagus akan dapat dilihat dari  gerakan roda  sepeda yang tidak lurus  saat dikendarai ( gerak bansepeda seperti gerakan ular  berjalan). Untuk menghindari kecelakaan sebaiknya berikan mereka ruang yang luas untuk beradaptasi.

Bersepeda berkelompok dapat menghemat tenaga 20% pada kelompok kecil dan 40% pada kelompok besar ”Stephen Roche, winner of the 1987 Tour de France,  itulah manfaatnya  kenapa bersepeda sering dalam rombongan. Tetapi  tentu bersepeda di dalam rombongan  banyak juga resikonya. Salah satunya kecelakaan berkelompok. Untuk menghindari kecelakaan ada beberapa cara untuk meingkatkan ketrampilan bersepeda dalam kelompok.

Beberapa hal yang harus dilakukan  saat bersepeda berkelompok:

  1. Dapat memperkirakan pengendara sepeda lain kemana arah gerakannya, dapat membaca situasi  teman bersepeda di depan, samping kanan dan kiri.
  2. Kendalikan sepeda pada jalurnya, tanpa mengambil  jalur teman lainnya seketika. Tetaplah bersepeda tanpa menganggu pesepeda lainya.
  3. Hindari pengereman secara mendadak. Mengerem secara mendadak dapat mengakibatkan pesepeda sebelah belakang akan menabrak sepeda di depan, dan dapat berakibat juga tidak terkendalinya sepeda, kemudian menyebabkan benturan. Hal tersebut dapat menimbulkan kecelakaan. Jika botol minuman anda jatuh biarkan saja. Kalau mau mengambilnya menepilah secara perlahan lahan, dan pastikan berhenti pada tempat yang aman. Pada saat ban anda pecah  tetaplah kendalikan sepeda dengan 2 tangan,  berhentilah secara perlahan lahan dengan memberikan tanda kepinggir kepada teman di belakang.
  4. Berikanlah tanda tanda kepada teman  lainya, baik suara atau gerakan  tangan  jilka ada halangan yang dapat menyebabkan bahaya. Dapat menginformasikan adanya  jalan yang berlobang, bianatang, kendaraan parkir ketengah,  benda yang ada dijalan.
  5. Saat menanjak dan ketika anda berdiri untuk keluar dari sadel, sepeda anda akan bergerak kesisi lain. Hal ini dapat menyebabkan pesepeda  di belakang tersentuh oleh roda be;akang anda. Pastikan bahwa ketika berdiri tidak menarik sepeda kebelakang, dan mengarahkan sedikit lebih banyak tekanan pedal untuk menjaga kecepatan konstan. Saat jalan turunan jagalah jarak dengan pengendara lainnya.
  6. Jangan melihat ke belakang, yang paling umum kesalahan pesepeda pemula. Kebanyakan pengendara ketika mereka melihat kebelakang akan menyebabkan arah sepeda tidak lurus. Jika anda mendengar kecelakaan di belakang  tetaplah waspada dan pandangan kedepan.
  7. Perkenalkan diri anda kepada teman teman berspeda agar mereka dapat mengetahui kemampuan bersepedanya.
© 2017 Bali Cycling Operator | All Right Reserved | Maintained by Wayan Kertayasa