Home » Blog News, Cycling Tips » Jarak Pandang Saat Bersepeda

Jarak Pandang Saat Bersepeda

 48411006_2465251503491905_7297903383053074432_o

 

Jarak pandang atau visibility adalah suatu jarak untuk bisa terlihat dengan jelas. Apakah ada pernah merasakan roda sepeda mendapatkan benturan karena , roda sepeda anda masuk kedalam lubang, menabrak benda asing di lintasan yang anda lewati?, ataukah anda menabrak teman didepan anda saat bersepeda ataukah mengalami kecelakaan akibat rintangan yang ada didepan anda saat bersepeda? Banyak rintangan saat bersepeda seperti, batu, kerikil, pasir , air, jalan licin, tumpahan oli, sampah, pecahan kaca, kayu, botol, binatang, teman dan jarak pandang yang pendek. Sungguh hal seperti itu tidak kita harapkan saat kita berolahraga sepeda.Akibat benturan atau sentakan roda sepeda anda masuk kedalam jalan yang berlubang, pasti akan mengakibatkan guncangan yang hebat, kerusakan pada sepeda dan anda pasti akan menjadi terkejut saat bersepeda. Keterkejutan itu data membuat anda menjadi panik sehingga tidak bisa mengendalikan sepeda dan hal tersebut bisa mengakibatkan hal yang sangat fatal seperti tabrakan dengan pengguna jalan lainnya atau berbenturan dengan benda keras.

Untuk menghindari kerusakan, kecelakaan dan rasa panik saat bersepeda ada beberapa hal yang harus dipersipakan seperti kelaikan sepeda anda, kesehatan anda, dan kelengkapan berolahraga sepeda lainnya. Keterampilan bersepeda sangat menentukan tingkat keselamatan anda saat bersepeda. Kemapuan keterampilan dapat dilihat dari tingkat kebugaran tubuh, keseimbangan diatas sepeda, daya tahan tubuh dan tingkat kekuatan untuk menggayung sepeda. Walaupun telah memeliki ketrampilan bersepeda baik, tetapi jika kemapuan memelihara jarak pandang tidak bagus dapat berakibat tidak baik saat anda berspeda.

Jarak pandang bersepeda sangat menentukan tingkat keselamatan anda bersepeda, jarak pandang saat bersepeda dapat disesuaikan dengan kecepatan bersepeda. Jarak pandang yang bagus akan dapat mengetahui lebih awal rintangan saat mengendarai sepeda sehingga pengendara sepeda dapat menghindari benturan, kecelakan, tidak menimbulkan rasa takut dan terkejut. Ada beberapa cara untuk memelihara jarak pandang bersepeda :

  1. Melihat kondisi jalan di depan secara terus menerus;
  2. Melihat kondisi jalan di depan secara sepintas;
  3. Gunakan kaca mata dengan sudut pandang lebar;
  4. Posisi bersepeda dengan pandangan tidak terhalang teman bersepeda.
  5. Sesekali lihat juga sisi samping dan belakang.
  6. Aturlah jarak pandang sesuai dengan kecepatan bersepeda contoh jika kecepatan 30 kilometer per jam minimal jarak pandang 15 meter.

Untuk mengindari kecelakan akibat jarak pandang :

  1. Berilah tanda atau informasikan ke teman anda di belakang ada halangan yang harus dilewati.
  2. Gunakan perlengkapan lampu penerang depan dan lampu belakang saat bersepeda suasana gelap.
  3. Jika pandangan anda terhalang akibat kabut, cuaca buruk, atau benda lain berhentilah secepatnya di daerah yang aman.
  4. Tingkatkan waspada bada lokasi tikungan yang jarak pandang terhalang blind spot .
  5. Mengunakan rem sepeda dengan baik.
  6. Jika anda melihat kecelakaan bantulah untuk mengamankan agar pengguna jalan lain tidak menabrak yang sedang mengalami kecelakan, setelah aman barulah bantu yang mengalami kecelakaan.

Semoga tulisan  ini dapat  bermanfaat @yanfoundation www.gietman.org 

© 2019 Bali Cycling Operator | All Right Reserved | Maintained by Wayan Kertayasa